Simbol ketahanan pangan komunitas. Sistem penyimpanan padi tradisional ini memastikan tidak ada Anak Putu yang kekurangan pangan, bahkan di musim paceklik sekalipun.
admin
Sendang Kawicaksanan (Mata Air Suci)
Sumber mata air murni yang mengaliri sawah-sawah di Pekuncen. Bagi kami, air adalah sumber kehidupan yang harus dijaga kesuciannya dari polusi dan eksploitasi.
Bale Adat (Rumah Pertemuan)
Bangunan kayu tanpa dinding ini adalah ruang demokrasi warga adat. Di sini, musyawarah mufakat dilakukan untuk menjaga kerukunan dan kelangsungan tradisi.
Pasareyan Agung Panembahan Banokeling
Kompleks makam suci yang menjadi pusat spiritual komunitas. Tempat ini dijaga dengan sangat asri, menawarkan ketenangan bagi siapa saja yang datang untuk berziarah dan merenung.
Kulinari Ritual (Nasi Penggel)
Setiap hidangan dalam ritual adat, mulai dari nasi penggel hingga sayur lodeh, disiapkan dengan tata cara khusus yang melambangkan kebersamaan dan berkat yang merata.
Seni Cowongan
Sebuah warisan seni ritual pemanggil hujan yang sarat akan makna simbolis tentang ketergantungan manusia terhadap kemurahan alam semesta.
Busana Adat “Hitam-Hitam
Pakaian serba hitam tanpa kancing logam adalah identitas kami, melambangkan kesederhanaan, kejujuran, dan kesamaan derajat di hadapan Sang Khalik.
Tembang Macapat & Kidung
Alunan bait-bait doa dalam tembang Macapat senantiasa mengalun di sela-sela ritual, menjadi sarana komunikasi batin antara manusia dengan leluhur dan Tuhan.
Perlon Unggahan: Mudik Spiritual Anak Putu
Menjelang bulan puasa, ribuan Anak Putu dari berbagai penjuru berkumpul di Pekuncen untuk melaksanakan Perlon Unggahan. Kegiatan ini diisi dengan jalan kaki tanpa alas kaki, doa bersama, dan penyembelihan hewan…
Warta Pekuncen
Berita terkini mengenai aktivitas sosial dan pembangunan di desa adat.